Kata Bijak


Orang bijak zaman dulu pernah berkata : ”Barang yang di simpan,belum tentu menjadi milik sendiri”.

Karena harta kekayaan menjadi milik bersama lima pihak.Bila api datang,maka segera menjadi abu; bila air datang,maka segera hanyut semuanya; bila perampok atau pencuri datang,maka segera di sikat habis; bila ketemu pejabat yang kurop,maka akan di fitnah atau di jebak sehingga hartanya di rampas; bila mempunyai anak durhaka,maka semua harta kekayaan akan di hambur-hamburkan sampai ludes.

Oleh karenanya,hanya dengan bersedekah untuk membantu sesama,baru benar-benar menjadi milik sendiri.Bila di pikir lebih mendalam,dengan sendirinya akan dapat mengerti makna yang tersirat di dalamnya.

Menerima Keadaan Apapun Yang Terjadi

Ada cerita cina kuno tentang seorang lelaki tua yang pandangan hidupnya sangat berbeda dari orang lainnya di sebuah desa.Orang itu memiliki seekor kuda dan pada suatu hari kuda tersebut minggat.Tetangganya datang dan merasa prihatin kepadanya atas kejadian yang menimpanya itu.Jawaban yang mengejutkan mereka”Tapi bagaimana kalian tahu kejadian ini jelek?”Ia bertanya.Beberapa hari kemudian kudanya kembali malah bersama dengan dua ekor kuda liar.Kini lelaki itu memiliki 3 ekor kuda.Pada saat itu,para tetangganya memberikan ucapan selamat atas nasib baiknya itu.”Tapi bagaimana kalian tahu kejadian ini bagus?”katanya pula.Dan esoknya ketika putranya sedang mencoba menunggangi salah satu kuda liar itu,Dia terpelanting dan patah tulang kakinya.Lagi-lagi tetangga tetangganya berdatangan menghibur pak tua atas kemalangan yang menimpa putranya.”Tapi bagaimana kalian tau kejadian itu jelek?”Ia menimpalinya.Sejak saat itu,para tetangganya memutuskan tak akan memperdulikan dan tak ingin berurusan dengannya.Akan tetapi kemudian datanglah jenderal melalui desa itu dan mengajak semua kaum muda yang berbadan tegap untuk maju ke medan perang dan putra lelaki itu tidak ikut serta karena tubuhnya tak memungkinkan.Kita semua akan menuju kehidupan yang jauh lebih tenteram.Jika berlaku sabar melalui segala keadaan yang terjadi.Bahkan mungkin akan tersinggung dan tertekan kenangan pahit bila teringat kembali,Namun kejadian itu mungkin bermanfaat dalam kehidupan anda kelak.Barang kali menoleh ke belakang,Anda akan tampak bahwa pengalaman itu justru yang membangkitkan kemajuan.Pengalaman itu membuat anda lebih”Anda” yang sekarang.Tapi pengalaman lama yang di benci,Anda tak akan memperoleh kepribadian seperti sekarang.

Mari Berbagi Semangat 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s