Lebih Baik Mencegah Dari Pada Mengobati


Hidup dalam dunia yang tercemar ini, dimana hampir setiap orang setiap harinya tercemarkan oleh nafsu, egoisme dan emosinya, maka sulit bagi rata-rata orang untuk berpikir jernih, sehingga mereka tidak dapat melihat dan membedakan secara jelas, mana yang baik dan buruk, mana yang menyehatkan dan menyakitkan, mana yang benar dan salah. Dalam hukum sebab akibat, ” apa yang manusia tanam, itulah yang mereka petik”. Sejalan dengan ini, kita juga dapat menemukan jawaban dari pertanyaan dalam Firman Allah, surat Ar-Run ayat 41, yang artinya, ” Telah tampak kerusakan didarat dan dilaut yang disebabkan oleh tangan manusia, supaya Allah merasakan sebagian kecil dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).

Penyelidikan perkembangan umat manusia telah menunjukkan bahwa leluhur kita adalah vegetarian alami. Tubuh manusia tidak diciptakan sebagai pemakan daging, dengan demikian tidak cocok untuk makan daging. Hal ini dibeberkan dalam karangan perbandingan anatomi oleh Dr.G.S Huntingen dari Universitas Columbia. Ia menunjukkan bahwa karnivora (binatang pemakan daging) mempunyai usus kecil dan usus besar yang pendek. Corak usus besarnya sangat lurus dan halus. Sebaliknya, manusia, seperti binatang vegetarian lainnya, mempunyai usus kecil dan usus besar yang panjang. Usus kecil terlipat sendiri beberapa kali, dan dindingnya bergelombang, tidak halus. Karena mereka lebih panjang dari pada usus karnivora, daging yang dimakan manusia akan mengendap di usus dalam jangka waktu yang lebih lama.

Akibatnya, daging akan menjadi busuk hingga menimbulkan racun yang dapat menyebabkan kanker/tumor dan berbagai penyakit lainnya. Seperti kita ketahui, kanker adalah penyebab kematian nomor dua di dunia. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa membakar dan memanggang daging seperti sate, steak dan daging bakar / panggang lainnya dapat menimbulkan zat kimia (methylcholanthrene) yang menyebabkan kanker ganas. Ini terbukti dari percobaan terhadap tikus yang diberi zat kimia. Tikus tersebut menderita kanker, seperti tumor tulang, kanker darah, kanker perut, dan lain-lain. Daging banyak mengandung protein urokinase dan urea, yang menambah beban ginjal, dan dapat merusak ginjal. Kolestrol dan lemak jenuh yang terdapat dalam daging juga mengakibatkan penyakit jantung. Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia terutama di Amerika Serikat dan Formosa.

Dilihat dari sisi lain, daging atau bawang, mengandung energi negatif dan dapat merangsang, serta menimbulkan emosi negatif seperti marah, takut, cemas, cemburu, serakah, benci atau dendam yang telah ada dalam tubuh manusia, sehingga membuat manusia sulit mengendalikannya. Sebaliknya makanan vegetarian mengandung energi positif. Energi positif yang dihasilkan dari makanan vegetarian dapat meredakan emosi negatif yang telah ada dalam tubuh manusia, sehingga lebih mudah dikendalikan. Emosi negatif bila dibiarkan berkembang dan tidak dikendalikan, maka dapat melemahkan atau menyebabkan kongesti disekitar chakra solar-plexus, hati dan jantung sehingga menyebabkan hati mudah terinfeksi atau diserang virus dan terjangkit penyakit hepatitis serta menyebabkan pembesaran jantung dan terjangkit penyakit jantung. Bila kita menyadari makan untuk hidup dan bukan hidup untuk makan, mengapa kita tidak memilih makanan yang sesuai dengan alam dan tubuh kita, sehingga tubuh kita tetap sehat, terhindar dari berbagai penyakit dan penderitaan hidup?????

Banyak orang sering keliru dengan mengatakan bahwa, orang yang dilahirkan sehat, hidup di udara segar, beristilahat cukup (30 menit setiap hari), minum air cukup (6-8 gelas setiap hari), menjauhi rokok dan minuman keras, kerjanya tidak stress sudahlah cukup untuk menjamin hidup sehat. Tanpa mereka sadari, selain faktor diatas itu penting dan tidak dapat dipisahkan untuk hidup sehat, makanan yang mereka makan sehari-hari itulah yang menjadi faktor kunci kesehatan tubuh manusia. Makanan vegetarian adalah rahasia utama hidup sehat. Dengan ber-vegetarian dan mengkonsumsi gizi yang seimbang ke dalam tubuh kita, maka kita baru dapat menjamin hidup sehat. Dengan demikian, demi kesehatan dan kebahagiaan hidup kita semua, marilah kita belajar menjadi vegetarian 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s