Vegetarian Pola Makan Sehat


Ada seorang physiologist Amerika mengadakan suatu penelitian tentang pengaruh mental terhadap kesehatan manusia. Dalam eksperimennya, ia mengumpulkan ” uap air ” yang dihembuskan sejumlah orang dalam kondisi mental yang berbeda-beda. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa orang dalam keadaan tenang ”uap air” yang dihembuskan berwarna putih bening; dalam keadaan sedih-duka, ada endapan putih; dalam keadaan marah; ada endapan ungu; dalam keadaan kesal-benci, ada endapan hijau muda. Untuk mendapatkan hasil yang lebih nyata, ia mengambil ”uap air” dalam keadaan marah, kemudian disuntik ke dalam tubuh tikus putih. Ternyata, beberapa menit kemudian, tikusnya mati. Ia berkesimpulan bahwa marah membuat sistem tubuh mengalami suatu perubahan yang drastis, menghasilkan sejenis toksin (racun) yang cukup keras.

Ketika Hewan Dijagal, Tubuhnya Mengeluarkan Toksin. Setiap hewan memiliki naluri takut mati. Menjelang penjagalan, mental mereka berubah drastis, ada benci, takut dan sedih. Saat itu tubuh mengeluarkan banyak toksin. Setelah mati, toksin terakumulasi dalam tubuhnya. Bisa jadi, sejumlah kanker yang tak mudah terdeteksi juga berada dalam tubuhnya. Hal ini diperburuk lagi oleh proses pemeliharaannya yang dilakukan secara industrial. Demi mencapai hasil yang cepat, diberi suntikan hormon pertumbuhan dan obat antibiotik. Menurut statistik, separuh dari obat antibiotik di seluruh AS dipergunakan dalam indutri peternakan. Tentu membuat orang yang mengkonsumsi daging demikian termakan juga zat antibiotik yang merugikan kesehatan. Daging-daging terkontaminasi dan busuk ketika dibawa dalam kendaraan. Berarti yang kita konsumsi adalah makanan ampas, beracun dan mengandung obat. Semua ini menganggu sistem dan metabolisme, tubuh pun  menjadi rentan, tempat baik baik bagi perkembang-biakan berbagai penyakit modern seperti kardiovaskuler, kanker, rematik, keracunan makanan dll.

Sesungguhnya, ancaman makanan daging telah diakui oleh ahli-ahli kesehatan. Mereka berkata: pemakan daging cepat atau lambat harus membayar harga mahal atas kesehatannya. Bayangkan saja, tanpa diolah lanjut dengan berbagai bumbu dan warna, siapa yang mampu menelan daging dalam piring? Bisa muntah-muntah semuanya. Anda boleh melakukan uji-coba berikut. Letakkan daging yang dibeli dari supermarket (pasar) di atas piring meja makan. Setelah 3-7 hari kemudian, lihatlah kembali apa yang terjadi pada daging tersebut? Sejak itu Anda akan menyetujui bahwa makanan nabati (vegetaris-organis) lebih bersih, bergizi dan menyehatkan.

Daging juga membuat tubuh lebih cepat letih, penyakit-penyakit akut dan cepat tua. Ada tanggapan umum yang keliru bahwa mereka yang kerjanya banyak menguras tenaga harus banyak makan daging. Sesungguhnya pola makan demikian justru berlawanan dengan hukum alam. Coba pikir: gajah, sapi, kuda merupakan binatang yang ulet dan kuat. Namun mereka hanya makan tumbuhan. Para ahli sudah lama memberi tahu kita bahwa semua gizi makanan merupakan paduan dari zat hara dalam tanah, sinar matahari, udara dan air. Justru fotosintesis (pembuatan gizi) hanya terjadi pada tumbuhan tidak pada binatang. Orang yang pola makanannya vegetarian, langsung mendapatkan gizinya dari tetumbuhan. Sedangkan pemakan daging secara tidak langsung. Sebagian tahu bahwa daging sapi bergizi tinggi, padahal sapi makanannya rerumputan, bukan ransum daging. Demikian juga dengan rusa. Kesimpulannya, gizi yang dibutuhkan oleh kita, sumber utamanya dari tetumbuhan.Menurut Encyclopedia Britanica, toksin dalam tubuh termasuk zat ekskresi dan asam nitrat yang terdapat dalam jaringan sel dan darah. Juga menyebutkan bahwa dalam daging terdapat 65% air tak bersih, jauh lebih bersih protein yang terdapat kacang-kacangan dan biji-bijian.

Sumber gizi di alam yang dapat langsung diperoleh manusia adalah melalui makanan palawija dan gandum, sayuran dan buah-buahan. Makanan alamiah ini dapat menyediakan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein dan lemak dll. Dengan pola makanan vegetarian dapat meminimalkan kolesterol dan asam lemak jenuh. Tanpa makanan daging, apakah cukup protein bagi tubuh? Banyak orang meragukan dan memperdebatkanya. Menurut laporan berbagai lembaga riset nasional AS : protein yang terdapat dalam sayuran dan buah-buahan segar, kualitasnya jauh lebih baik daripada protein yang terdapat dalam telur, daging dan susu dll. Berusahalah memilih makanan alamiah agar memperoleh gizi tinggi yang seimbang seperti padi-padian, millet, tepung terigu, buckwheat, oats, wheat, jagung, oatmeal, ketan hitam, kacang merah, kacang hitam, kacang kedelai,wijen, walnut, umbi-umbian, buah-buahan, dedaunan, dan rumput laut. Bila tidak dipilih-pilih makanan dan ingin menjaga keseimbangan gizi, maka pola makanan vegetarian adalah pilihan yang paling tepat. Kesimpulannya, tubuh adalah hasil dari apa yang Anda makan. Pola makan yang tak tepat dapat memicu berbagai penyakit kronis. Sebaiknya, pola makan yang tepat, ditambah dengan olahraga teratur, tidur cukup, bebas polusi dan mental ceria akan membuat seseorang hidup sehat dan panjang usia. Orang bijak seperti Anda tentu akan konsumsi makanan langsung dari alam (nabati). Membangun tubuh dan jiwa yang harmonis dan sehat. Bila Anda dapat mengikuti saran di atas, dan tidak pilih-pilih makan, tidak makan berlebihan, sedikit jumlah tapi banyak kali makan, menjaga kesehatan mental, memupuk rasa syukur, tentu dapat menikmati kelezatan makanan dan kebahagiaan hidup. Sungguh ini adalah berkah dan suka cita bagi seluruh keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s