Lemak dan Panduan Konsumsi


Banyak orang masih memandang semua makanan tinggi lemak sebagai makanan yang membuat gemuk dan tidak menyehatkan. Salah besar. Lemak memiliki berbagai macam jenis dengan properti yang berbeda-beda. Kenaikan berat badan sangat mudah terjadi melalui konsumsi makanan tinggi kalori. Makanan tinggi lemak seperti donat dan kentang goreng, serta makanan tinggi gula seperti minuman ringan termasuk dalam kategori tersebut. Makanan tinggi lemak lainnya seperti kacang-kacangan atau saus salad tidak mengakibatkan ketagihan dan merupakan bagian dari pola makan yang sehat. Gula alami yang berasal dari buah-buahan juga tidak akan menyebabkan masalah bagi tubuh. Lemak dapat membantu penyerapan zat-zat gizi penting. Lemak tak jenuh ( omega-3 dan omega-6) sangat penting untuk kesehatan. Asupan omega-3 biasanya jauh lebih rendah dalam pola makan modern sedangkan omega-6 secara umum lebih tinggi. Ikan seringkali dianjurkan sebagai sumber omega-3 yang baik, tetapi hal ini sangat problematis mengingat penangkapan ikan adalah proses yang tidak etis ataupun ramah lingkungan, serta dapat menyebabkan bahaya kontaminasi zat kimia beracun seperti merkuri. Sumber-sumber nabati juga sama menguntungkannya dengan ikan dan tanpa resiko, sehingga patut dijadikan pilihan.
Lemak tidak jenuh mampu meningkatkan profil kolesterol darah yang baik, sedangkan lemak jenuh dan lemak terhidrogenasi ( lemak trans ) memperburuk profil kolesterol dalam tubuh. Produk-produk hewani adalah sumber utama lemak jenuh di Negara-negara maju. Kurangi konsumsi makanan yang tidak menyehatkan dan menggemukkan seperti donat, biskuit, kentang goreng, keripik, dan makanan gorengan lainnya. Hindari margarin yang mengandung lemak trans. Batasi penggunaan lemak jenuh yang pada umumnya ditemukan pada lemak hewani, minyak goreng (palm oil) dan minyak kelapa. Konsumsilah sumber lemak yang sehat dalam jumlah sedang, terutama kacang-kacangan (sekitar 30 gram sehari). Dengan memilih makanan yang tinggi lemak tidak jenuh, kita dapat menghindari konsumsi omega-6 yang berlebihan. Untuk memasak, gunakanlah minyak yang mengandung lemak tidak jenuh rantai tunggal seperti minyak zaitun (olive) atau minyak kanola (rapeseed oil). 🙂

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    benar sekali…. dengan lemak tidak jenuh kita bisa terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lemak jahat.

  2. 2

    eafrianto said,

    bisakah diinformasikan mengenai menu makanan untuk orang yang baru sembuh dari sakit, karena biasanya perlu pemulihan fisik secara cepat. Terima kasih.

  3. 3

    fitr4y said,

    qu belum milih2 makanan, semua masih qu embat … 🙂

  4. 4

    Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya.
    salam pencerahan..!!


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s