Selenium dan Vitamin D


Selenium

Selenium memiliki peran yang sangat penting dalam tubuh dan juga merupakan antioksidan. Seperti halnya yodium, kadar selenium dalam tumbuhan sangat bergantung pada kadarnya di dalam tanah. Konsumsi selenium di Inggris berada di tingkat marginal pada kelompok pemakan daging dan hanya sedikit lebih rendah pada golongan vegetarian dan vegan. Konsumsi selenium yang berlebihan juga berbahaya. Kacang Brazil adalah sumber tumbuhan yang paling kaya akan selenium – cukup 10 butir per minggu dapat mencukupi kebutuhan tubuh. Suplemen selenium sebesar 50 hingga 100 mikrogram per hari akan memenuhi kebutuhan tubuh dengan baik.

Vitamin D

Ketika matahari sedang tinggi di langit ( atau ketika bayangan Anda tidak lebih panjang dari tubuh Anda ), aksi sinar matahari pada kulit dapat menyediakan vitamin D dalam jumlah banyak sehingga kita tidak perlu bergantung pada vitamin D dari sumber makanan. Bagi orang berkulit terang, hanya dengan membiarkan tangan dan wajahnya Anda terkena paparan sinar matahari selama 15 menit ( tanpa menggunakan krim matahari ) sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar akan vitamin D. Orang yang berkulit sangat gelap mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, hingga satu jam. Paparan dalam waktu yang terlalu lama hanya akan membawa sedikit manfaat tapi dapat meningkatkan resiko terbakar matahari dan kanker kulit. Cara yang paling efektif untuk meningkatkan produksi vitamin D adalah dengan menambah wilayah kulit yang terkena paparan sinar matahari.

Di daerah-daerah non-tropis, eksposur sinar matahari sangat berguna pada saat sinar matahari bisa didapatkan pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Setelah itu, mereka bergantung pada vitamin D dari sumber makanan dan cadangan yang tersimpan dalam tubuh hingga paparan matahari bisa kembali digunakan. Cadangan yang baik dapat digunakan selama paling tidak beberapa bulan. Di daerah-daerah seperti ini, vitamin D dari makanan secara umum tidak cukup untuk menjaga level vitamin D yang sehat. Saat musim dingin yang panjang atau paparan sinar matahari menjadi terbatas, suplemen sebesar 10 hingga 20 mikrogram per hari bisa jadi sangat berguna. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s