Mengapa Vegetarian?


Teman-teman terkasih, Saya ingin  mengajak Anda untuk membuat pilihan yang lebih bijaksana dengan pola makan vegetarian kita akan semakin merasakan kesehatan, kedamaian dan kemuliaan. Penyakit Kanker, Jantung, Stroke, Diabetes, Osteoporosis, Obesitas, dan berbagai penyakit kardiovaskular adalah penyakit-penyakit yang terhubung langsung dengan mengkonsumsi daging, telur dan produk-produk susu. Dengan menghilangkan menu-menu yang berasal dari hewan, Anda telah melindungi kesehatan Anda dengan cara yang terbaik bagi diri Anda dan planet ini. Mengganti pola makan Anda tidaklah semahal harga yang harus dibayar ketika Anda harus terbaring di meja operasi untuk menjalani operasi bypass jantung, menderita kelumpuhan oleh stroke, atau menghadapi kemoterapi dan radiasi untuk penyembuhan kanker ! Menjadi vegetarian adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan Anda. Statistik Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara konsisten menunjukkan bahwa populasi yang memakanannya kaya daging dan protein hewani seperti Eskimo, Greenlander, Laplander, dan suku Kurgis Rusia memiliki harapan hidup yang pendek. Sebaliknya suku seperti Bulgaria, Kaukasia Rusia, Indian Yukatan, Todas – Indian Timur, dan Hunza mengkonsumsi makanan yang jumlah proteinnya lebih rendah dan bersumber dari produk nabati mempunyai harapan hidup rata-rata 90 sampai 100 tahun. Semakin banyaknya penduduk dunia yang merasakan dan membuktikan besarnya manfaat vegetarian dapat dilihat dari makin pesatnya pertumbuhan populasi vegetarian. Hal ini dapat diketahui dari meningkat pesatnya permintaan atas produk-produk vegetarian di seluruh dunia.

Darimana daging berasal? Pertanyaan di atas adalah sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, tetapi pernahkah Anda benar-benar memikirkannya? Mungkin banyak dari Anda yang hanya mengenal ayam goreng, bakso, hamburger, sate, dan banyak hidangan-hidangan daging lainnya hanya dalam bentuk akhirnya yang menggugah selera di meja makan Anda. Tetapi pikirkanlah sekali lagi bahwa hidangan-hidangan itu dulunya adalah individu-individu yang hidup yang harus menderita sejak hari kelahirannya sampai dengan hari pembantaiannya. Bukalah mata Anda, lihatlah apa yang terjadi di peternakan-peternakan modern saat ini, lihatlah apa yang terjadi setiap harinya di rumah-rumah pemotongan hewan. Semua penderitaan-penderitaan yang seharusnya tidak perlu terjadi itu ada hanya untuk memuaskan nafsu sepotong lidah. Kambing, domba, ikan, babi, dan masih banyak hewan ternak lainnya bernasib sama, bahkan ada yang lebih buruk dibandingkan dengan sapi maupun ayam. Berhentilah menjadikan perut Anda sebagai kuburan bagi hewan-hewan malang ini. Ingatlah, tak pernah ada kata terlambat untuk memulai. 🙂

1 Response so far »

  1. 1

    Lois said,

    Terus terang saya bukan vegetarian, tapi saya dan suami diusia yang sudah tidak muda lagi mencoba mengurangi makan daging. Saya lebih sering menyajikan menu tanpa daging.

    Rasanya untuk orang indonesia, menu tanpa daging lebih gampang seperti misalnya sayur lodeh, sayur asem, gado gado, urap, tahu, tempe dan masih banyak lagi.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s