Diabetes Mellitus


Diabetes mellitus adalah kondisi dimana pankreas tidak dapat lagi memproduksi insulin dalam jumlah cukup atau kondisi sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin yang dihasilkan. Akibatnya,glukosa yang beredar didalam darah tidak dapat diserap tubuh. penyakit ini ditandai oleh beberapa gejala,seperti sering buang air kecil,cepat lelah,serta haus dan lapar yang berlebihan. Kata diabetes berasal dari bahasa Yunani yang berarti”mengalir”karena penderita diabetes biasanya memiliki gejala buang kecil yang tidak wajar dan terlalu sering.Setiap sel di dalam  tubuh manusia membutuhkan energi agar dapat berfungsi.Energi utama tubuh adalah glukosa,yaitu gula sederhana yang dihasilkan dari karbohidrat. Glukosa tersebut bersirkulasi didalam aliran darah sebagai energi siap pakai bagi seluruh sel tubuh  yang membutuhkannya. Sementara insulin adalah hormon atau zat kimia yang dihasilkan oleh pankreas.Insulin menempel pada bagian luar sel  penerima dan bertindak sebagai kunci untuk membuka pintu keluar masuk ke dalam sel. Beberapa glukosa dapat dikonversi menjadi energi terkonsentrasi seperti glikogen atau asam lemak yang pada akhirnya akan disimpan oleh tubuh. Bila insulin yang dihasilkan tidak cukup atau ketika pintu keluar masuk sel tidak mengenali insulin yang dihasilkan tersebut maka glukosa akan tetap berada di dalam darah dibandingkan masuk kedalam sel tubuh. Hiperglikemia adalah kondisi di mana tubuh cenderung membuang sejumlah besar glukosa di dalam darah dengan cara mengalirkan air keluar dari sel tubuh menuju aliran darah. Proses ini bertujuan melarutkan gula dalam darah dan membuangnya lewat saluran urine.Oleh karena itu,para penderita diabetes,khususnya hiperglikemia cenderung guloksa ekstra. Hal ini menyebabkan tingginya kadar glukosa didalam urine.Pada saat yang sama,sel-sel tubuh mulai kekurangan glukosa dan mengirimkan sinyal bagi tubuh untuk makan lebih banyak.Tubuh juga mencoba unutk mengkonversi lemak dan protein dalam rangka memenuhi kebutuhan energi. Pemecahan protein dan lemak ini mengakibatkan adanya asam,yang dinamakan keton,terbentuk didalam darah.Dengan demikian,timbul kondisi ketoasidosis yang dapat mengancam keselamatan jiwa penderita diabetes. Penyakit diabetes dikelompokkan menjadi dua tipe.

* Diabetes tipe I. Diabetes ini mulai berkembang sejak bayi dan anak-anak.Mereka yang terkena diabetes tipe I ssangat   tergantung pada insulin karena yang dibutuhkan oleh tubuh tidak mencukupi. Penyebabnya faktor keturunan,infeksi virus,dan reaksi immunologis.

* Diabetes tiep II. Diabetes ini mulai berkembang sejak dewasa dan tidak tergantung pada insulin. Jumlah insulin mencukupi tetapi reseptor penerima kurang. Hal ini menimbulkan terbentuknya antibodi terhadap reseptor,beban glukosa yang hendak diubah menjadi terlalu tinggi,dan terjadi  peningkatan lemak yang menghalangi ikatan insulin dengan reseptor. Penyebabnya bisa bermacam -macam. Penurunan berat badan cenderung menambah jumlah reseptor insulin dalam tubuh sehingga menambah sfek insulin. Sepertiga dari seluruh kasus diabetes berhubungan dengan faktor  keturunan. Setelah seseorang terkena diabetes mellitus,karbohidratlah yang akan menyebabkan gula darah meningkat.Oleh karena itu,orang sering salah paham dan mengira bahwa karbohidrat merupakan awal penyakit ini. Padahal sebenarnya, penyebab awal dan protein. Alasan lainnya adalah karena terlalu sering menyantap karbohidrat yang sudah dimurnikan dan dipenuhi lemak,seperti kue basah, permen, biskuit, es krim, roti, dan mentega. Diabetes sering dikaitkan dengan naiknya kadar kolestrol di dalam darah. Diet vegetarian menyediakan perlindungan terhadap hal tersebut. Asosiasi  diabetes inggris merekomendasikan para pasien diabetes unutk melakukan diet yang mirip dengan pola makan para vegetarian karena para vegetarian cenderung mengonsumsi karbohidrat  kompleks dan kaya serat. Seperti diketahui,serat dapat membuat perut terasa penuh dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal ini juga memiliki efek menguntungkan bagi metabolisme karbohidrat sehingga dapat menurunkan kadar gula darah. Selain itu terdapat beberapa cara yang ditempuh untuk mengatasi diabetes yaitu sebagai berikut.

0 Kurangi asupan karbohidrat murni ( misalnya gula, tepung, mi,atau makanan manis ) dan lemak berlebihan, terutama lemak jenuh.

0 Pertahankan berat badan normal

0 Olahraga secara teratur

0 Bila cara di atas belum berhasil menurunkan kadar gula darah, barulah dianjurkan memakan obat diabetes.

0 Pilihan terakhir untuk mengatasi diabetes adalah dengan suntikan insulin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s