Pola Konsumsi Gizi Seimbang


Konsumsi gizi secara seimbang merupakan wujud perilaku masyarakat yang memahami dan mengonsumsi makanan sesuai dengan konsep dasar dan pedoman gizi seimbang. Di Indonesia, selama bertahun-tahun-tepatnya sejak 1950, slogan “4 sehat 5 sempurna” menjadi pedoman utama dalam konsumsi gizi seimbang. Namun, berdasarkan Kongres Gizi Internasional di Roma pada 1992, direkomendasikan pedoman penting dalam perilaku gizi seimbang. Rekomendasi yang dianjurkan kepada setiap negara itu dikenal sebagai Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS).

Sosialisasi PUGS pun mulai dilakukan dengan konsep ” 4 sehat 5 sempurna” menjadi salah satu bentuk implementasinya, meskipun dalam perkembangannya tercipta golongan pra dan kontra terhadap konsep ” 4 sehat 5 sempurna”. Dalam konsep tersebut, susu dikatakan sebagai” penyempurna ” menu 4 sehat. Konsep ini pun sering diinterprestasikan sebagai pengagungan susu karena bernilai gizi tinggi, sekaligus penilaian terhadap bahan makanan lain yang bergizi rendah.

Dengan PUGS, konsep penilaian gizi berdasarkan pengagungan zat gizi tertentu mendapatkan penyempurnaan. Kualitas gizi makanan terbentuk  dari ketergantungan antar zat gizi berbagai jenis makanan. Dengan peran dan fungsi berbeda, perpaduan setiap jenis makanan  memberikan asupan gizi yang seimbang, sekaligus manfaat kesehatan bagi tubuh. Jika menilik asal katanya, zat gizi harus dapat memberikan manfaat kesehatan.” Gizi ” diambil dari bahasa Arab, al-gizzai, yang berarti makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Pola konsumsi gizi seimbang harus mencakup lima kelompok gizi utama, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Sebaiknya, kelima zat gizi tersebut dapat terpenuhi dalam jumlah cukup, tidak berlebihan ataupun  kekurangan. Kecukupan zat gizi hanya dapat terpenuhi dengan mengatur komposisi berbagai jenis bahan makanan. Secara alami, setiap jenis makanan memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hal kendungan gizinya. Oleh karena itu, asupan gizi seimbang tidak dapat diperoleh hanya dari satu jenis makanan, melainkan harus dibuat kombinasi aneka bahan makanan sehingga kandungan gizi setiap jenis makanan saling melengkapi. Misalnya, agar dapat terserah tubuh secara optimal, vitamin A memerlukan lemak sebagai zat pelarut yang mengangkutnya keseluruh tubuh. Kecukupan vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk juga membutuhkan asupan cairan dan serat yang cukup.Untuk menerapkan konsumsi gizi seimbang sehari-hari, PUGS telah menguraikan panduannya dalam 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang,yaitu:

1. Makanlah aneka ragam makanan.

2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi.

3. Makanlah sumber karbohidrat setengah dari  kebutuhan energi.

4. Batasi konsumsi lemak dan minyak seperempat dari kecukupan energi.

5. Gunakan garam beryodium.

6. Makanlah makanan sumber zat besi.

7. Berikan Air Susu Ibu ( ASI) saja (ASI eksklusif) kepada bayi sampai umur 6 bulan dan tambahkan MP-ASI ( Makanan      Pendamping ASI) setelahnya.

8. Biasakan sarapan pagi.

9. minumlah air bersih yang aman dan cukup jumlahnya.

10. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.

11. Hindari minuman beralkohol.

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.

13. Bacalah label pada kemasan makanan.:-)

1 Response so far »

  1. 1

    infonya bagus..terimakasih 🙂


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s