Donor Darah Untuk Hidup Lebih Baik


Ada banyak manfaat melakukan donor  darah. Disamping menjadi kegiatan social yang dapat menyelamatkan jiwa orang lain, melakukan donor darah juga bisa memberikan kualitas kesehatan yang lebih baik bagi pendonor.

Menjadi pendonor darah akan menambah stok darah. Melalui kegiatan donor darah, jumlah ketersediaan darah diharapkan dapat  mencapai angka ideal yang telah ditetapkan  oelh Wordl Health Organization ( WHO), yaitu minimal 2 % dari jumlah penduduk. Sebagai Negara berkembang dan mempunyai jumlah penduduk hampir mencapai sekitar 240 juta, Indonesia idealnnya memiliki stok darah sebanyak 4,5 juta sampai 4,8 juta kantong darah. Yang tersedia sampai akhir juni 2011 adalah 60 % dari jumlah idealnya.

Sambil membnatu orang lain, kegiatan donor darah sekligus bermanfaat unutk kesehtan, setidaknya terdapat lima manfaat kesehatan bagi merek yng emnyumbangkan darahnya. Yang pertama yakni  menjaga kesehatan jantung.

Donor darah mampu menjadi gaya hidup pilihan untuk hidup ytang lebih baik. Tingginya kadar zat besi dalam darah akan mebuat seseorang menjadi lebih rentan terhadapa penyait jantung. Saat kita rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan resiko penyakit jantung, mengingat besi berlebihan dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol.

Selanjutnya pendonor juga akan mendaparkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Menjadi donor darah juga salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Memberikan sekitar 450 ml darah akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650

Pula, menjadi donor darah berpengaruh positif bagi kesehtan psikologis seseorang. Berdesarkan sebuah penelitian orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar. Donor darah juga bisa menjadi cara mendeteksi penyakit serius. Prosedur standar bagi calon donor, berupa pemeriksaan darah adalah rambu peringatan yang baik agar pendonor lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan sehhari. Mulai usia 18 tahun hingga 60 tahun adalah periode baik untuk melakukan donor darah secara rutin.

Dewasa ini , ajakan menjadi pendonor banyak dilakukan perusahan, yang sekaligus bagian dari program tanggung jawab social (CSR). Misalnya saja Tupperware yang bekerja sama dengan Palang merah Indonesia, menggelar kegiatan donor darah beberapa waktu lalu. Kegiatan bertajuk “ A Drop For Hopes” merupakan wujud kepedulian Tupperware terhadap ketersediaan jumlah darah yang kurang memadai di Indonesia. Acara yang telah dilaksanakan di 20 kota ini berlangsung sukses dan lancar, serta berhasil mendapatkan 7.468 kantong donor darah, dengan jumlah pendafatar di 20 kota mencapai 10.500 orang🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s