Awal Mula Terjadinya Dunia


Dahulu kala ada sebuah telur besar yang terbuat dari batu. Telur itu seperti planet bumi. Suatu hari, telur itu menetas dan dari telur itu keluarlah si raksasa Pan Gu yang tingginya sama dengan gunung dan lebarnya selebar lautan – saat itu tidak ada langit dan bumi, mereka semuanya bersatu.
Pan Gu memisahkan langit dan bumi dengan mendorong retakan. Dengan suara keras, ia memisahkan langit dan bumi. Ia melakukan dengan jarak yang sangat jauh. Ia pun terjatuh dan mati karena telah menggunakan seluruh kekuatannya yang sangat besar itu. Keringat dan darah raksasa itu menjadi sungai, rambut raksasa itu menjadi hutan. Tubuh raksasa itu membentang menjadi daratan dan pegunungan, dan nafasnya menjadi angin dan awan. Dan, dengan cara inilah dunia terbentuk.
Nu Wo, seorang peri, datang ke bumi dan melihatnya. Ia berseru,”Sangat membosankan!”
Kemudian ia mengambil tanah liat dari sungai dan membentuk manusia yang kecil. Ia meniup kehidupan ke dalamnya melalui buluh yang sangat khusus sehingga sekarang mereka bisa berjalan dan berbicara. Tapi, mereka terlalu kesepian, maka peri itu berkata,”Laki-laki butuh teman. Aku akan membuat wanita.”
Ia mengambil tanah liat lagi dan membuat wanita. Setelah beberapa saat, ia merasa jika membuat laki-laki dan perempuan dengan tangan sangat melelahkan. Ia pun meniup lumpur di sekelilingnya, mereka lalu berubah menjadi manusia. Dan, itulah mengapa kita memiliki manusia pintar dan sederhana.
pesan atung : Langit melambangkan seorang laki-laki dengan kecerdasan dan hal-hal yang cemerlang. Bumi melambangkan seorang wanita yang lembab dan sifat dasar yang buruk. Langit dan bumi, laki-laki dan perempuan merupakan sebuah keharmonisan. Dalam hidup jangan ada yang terlalu berlebihan, jangan terlalu baik atau pun terlalu buruk, akan tetapi keseimbangan menciptakan sebuah keharmonisan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s