Vegetarian Konsep Hidup Sehat Dalam Aspek Medis


Mari kita telusuri lebih jauh tentang masalah yang diakibatkan konsumsi daging terhadap kesehatan kita.

  1. Kanker

Menurut Richard Doll dan Richard Peto tahun 1981 penyebab kanker adalah bersifat multifaktorial dan faktor diet hewani adalah penyebab terbesar yakni 35% dari semua sebab seperti rokok, infeksi, reproduksi dan perilaku sexual, pekerjaan, alkohol, faktor geofisika, polusi, zat pengawet dan pewarna, industri, obat-obatan.

Dan diketahui bahwa daging sedikitnya mengandung 5 macam toxin. Dan menurut penelitian 40% kanker pada pria dan 60% pada wanita diakibatkan diet hewani.

  • Saat binatang dibunuh, perasaan sakit, marah, takut dan kesedihan membuat tubuhnya menghasilkan racun yang bila dimakan akan menyebar ke seluruh tubuh dan menghancurkan sel-sel tubuh.
  • Percobaan di Washington Psychology Laboratory di AS di mana uap nafas dari orang yang penuh kebencian, ketakutan, kemarahan dsbnya mampu membunuh tikus (beberapa menit) dan 80 orang (sampai 1 jam). Juga ibu menyusui yang terganggu kejiwaannya dapat mengakibatkan kesakitan dan kematian bayi.
  • Setelah dibunuh, fungsi sel tubuh mendadak berhenti dan protein menggumpal dan enzim tertentu dilepaskan yang akhirnya menghasilkan radikal bebas.
  • Karena usus manusia panjang maka racun akan tertahan lama di usus (5 hari) sehingga selain merusak permukaan usus juga merangsang terbentuknya kanker usus besar.
  • Permintaan konsumsi daging yang meningkat mengakibatkan binatang dari lahir sampai mati mengalami berbagai siksaan dan stress sehingga banyak sekali racun yang diproduksi dalam tubuhnya.
  • Karena produk pertanian sekarang banyak menggunakan pestisida untuk tanaman yang dimakan oleh hewan maka racun ini akan masuk ke tubuhnya dan akan menetap di jaringan lemak hewan secara permanen. Kandungan pestisida di tubuh hewan 14 kali melebihi tumbuhan dan merupakan penyebab kanker (karsinogenik).
  • Untuk mempercepat pertumbuhan diberikan antibiotik, steroid, obat penenang, hormon pertumbuhan, makanan yang kaya nutrisi dan semuanya ini adalah karsinogenik kuat.
  • Daging yang dijual di pasar diberi pewarna dan pengawet untuk membuat kesan segar dengan nitrat yang akan dirubah menjadi nitrosamine dalam tubuh yang merupakan karsinogenik yang sangat mematikan.
  • Kebanyakan racun yang terkandung dalam daging akan membuat hati dan ginjal bekerja terlalu berat sehingga akan terjadi gagal hati, cirrhosis, kanker hati dan gagal ginjal.
  • Normal pH darah 7.35 sehingga makanan yang tinggi keasamannya akan menggeser pH menjadi turun dan ini akan dikompensasi dengan pengeluaran kalsium dari tulang dan kalium yang akhirnya akan mengakibatkan terjadinya kerapuhan tulang (osteoporosis) dan batu ginjal.
  • Daging mengandung fosfat dan sulfat yang akan dirubah menjadi asam fosfat dan sulfat dalam tubuh yang menyebabkan pH turun sehingga timbul gangguan dalam tubuh dan merangsang pertumbuhan sel kanker (sebaliknya dengan diet vegetarian).
  • Kandungan kolesterol   akan menyebabkan sumbatan pembuluh darah dan selain itu kandungan natrium yang tinggi dalam daging akan menyebabkan tertahannya cairan dalam tubuh sehingga volume darah akan meningkat sehingga timbullah hipertensi yang menyebabkan beban jantung  sedang pembuluh darah koroner tersumbat à gagal jantung à sudden death. Kolesterol   juga akan menyebabkan pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis) di seluruh tubuh seperti di otak à stroke, mata à katarak, jantung à Penyakit Jantung Koroner (PJK), ginjal à gagal ginjal.
  • Laporan Journal American Medical Association (AMA): diet vegetarian dapat mencegah 90-97 % serangan jantung. Demikian juga penelitian Nathan Pritikin dan Dr.Dean Ornish di AS menyebutkan bahwa diet vegetarian yang diikuti olahraga, konsumsi lemak yang rendah dan tinggi serat dan pengendalian stres ternyata bukan hanya dapat mencegah penyakit jantung koroner tetapi juga dapat mengurangi sumbatan yang sudah terjadi sebelumnya (regresi).
  • Selain tidak mengandung kolesterol, diet vegetarian kaya akan serat yang membantu menyerap kolesterol dan segala racun dan mengeluarkannya segera sehingga melindungi tubuh dari penyakit jantung, batu ginjal, susah buang air besar (konstipasi), gout, ambeien, usus buntu dsb.
  1. Keasaman darah
  1. Penyumbatan sirkulasi darah
  1. Beban ginjal yang terlalu berat

Daging mengandung urea dan asam urat yang perlu dikeluarkan dan membebani ginjal 3-4 kali lebih berat sehingga ginjal cepat rusak dan selain itu kristal asam urat yang tidak dapat dikeluarkan dapat menyatu dan mengendap di:

  • Sendi à rematik (arthritis gout).
  • Sistem saraf à neuritis dan sciatica dan sebagian à kehilangan fungsi sensorik dan motorik à kelumpuhan.
  • Ginjal à batu ginjal.
  • Otot à pengerasan otot.
  • Kulit à tofi (tonjolan).
  • Pancreas menghasilkan insulin untuk mengendalikan glukosa darah.
  • Daging bersifat asam sehingga tubuh memerlukan insulin yang lebih banyak dan ini akan mengakibatkan pancreas menjadi capek dan rusak akibat produksi insulin yang tinggi dan akhirnya dapat menimbulkan penyakit kencing manis (Diabetes Mellitus).
  • Selain itu lemak yang tinggi dalam daging dapat menghalangi ikatan insulin dan reseptor sehingga insulin yang telah dihasilkan menjadi tidak dapat bekerja timbullah resistensi insulin.
  • Serat yang tinggi, rendah lemak dan sifat basa pada diet vegetarian sangat membantu kontrol kadar gula darah (KGD).
  • Komplikasi DM sangat banyak dan disertai penurunan daya tahan tubuh sehingga angka kesakitan dan kematian meningkat.
  • Daging mengandung virus, bakteri, tumor dan sel kanker, parasit yang semuanya dapat ditularkan ke manusia.
  • Penelitian di AS: dilaporkan bahwa >95% ternak dan 1 dari 3 ekor ayam yang dijual di pasar telah terkontaminasi kuman penyebab Typhus (Salmonela typhosa) & Campylobacter.
  • Penelitian di AS: dilaporkan bahwa >90% ayam terkena kanker dan di Inggris sebanyak 40.000.000 ayam pedaging mati oleh karena sakit setiap tahun.
  • Setiap 1 ons daging ternak yang dijual di pasar mengandung ± 20 milyar kuman.
  • Kuman tersebut baru dapat dimusnahkan dengan pemanasan 120 °C selama 2 jam.
  • Mengandung dioxin yang sangat berbahaya bagi tubuh.
  • Mengandung racun sisa akhir metabolisme tubuh hewan yang semestinya dibuang.
  • Mengandung hormon adrenalin yang dikeluarkan saat mau dibunuh karena ketakutan /stres à hipertensi.
  • Mengandung enzim perusak yang memulai      proses pembusukan sehingga terjadi perusakan / pembusukkan daging yang cepat terjadi.
  • Mengandung racun lain yang berasal dari lingkungan seperti ikan yang dapat mengandung 100.000 macam racun dengan konsentrasi 100.000-1 juta kali dibanding air tempat hidupnya.
  • Setelah dimakan daging yang tinggi lemak akan merangsang pengeluaran asam empedu yang kemudian bereaksi dgn kuman Clostridia di usus dan menghasilkan methylcholantrene (yang karsinogenik).
  • Pada daging yang dibakar seperti sate banyak dijumpai benzopyrin di mana 1 kg daging bakar = 600 batang rokok.
  • Menurut perkiraan Pusat Pengendali Penyakit Amerika sedikitnya 5 juta orang Amerika yang mati karena memakan telur ayam, daging dan susu yang tercemar sudah keracunan antibiotika sehingga sudah resisten dengan antibiotika tersebut. Dan dari penelitian hampir 20.000 macam obat dipakai di peternakan.
  • Apakah leukemia bersifat menular?
  • Penelitian :
  1. Gangguan kontrol gula darah
  1. Infeksi kuman
  1. Keburukan daging yang lain
  1. Leukemia

1911: tumor dari seekor ayam ditanamkan ke ayam lain tumbuh sel kanker

1936: kanker payudara dapat ditularkan ke sesama tikus oleh virus yang terkandung dalam susu.

  • Virus penyebab kanker (oncovirus) termasuk kategori retrovirus. Beberapa virus penyebab kanker pada binatang diantaranya:
    • Bovine leukemia virus (BLV) à kanker jaringan limfa pada sapi dan di AS terdapat 20 % sapi yang terkena sejak tahun 1991.
    • Avian leucosis virus (ALV) à leukemia pada ayam.
    • Marek’s disease virus (MDV) à kanker sistem saraf dan limfa pada ayam.
  • Penyakit sapi gila (BSE) pada awalnya adalah “Penyakit Kambing Gila” yang ditemukan pada kambing dan kemudian dagingnya diolah menjadi makanan sapi à sapi menjadi gila, tingkah lakunya aneh, seluruh badannya gatal shg digosokkan pada lantai dan tembok, akhirnya kejang, lumpuh dan lalu mati.
  • Penyakit Anthrax yang dijumpai pada hewan ternak pemakan rumput seperti sapi, kerbau, kambing dll.
  • Virus HIV pada manusia secara genetik sama dengan penyakit visna pada domba yg ditemukan pada 1938 dan sekarang telah ditemukan di sapi sebagai Bovine visna virus (BIV)🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s