Diet Vegetarian, Cara yang Paling Efektif untuk Menghentikan Pemanasan Global


Jangan makan daging, naiklah sepeda, dan jadilah konsumen yang hemat — begitulah cara Anda membantu mengerem pemanasan global

Ada banyak cara yang harus diketahui untuk mengurangi emisi karbon dioksida, yaitu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil; menggunakan energi terbarukan seperti energi surya atau angin; mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang barang-barang keperluan sehari-hari; mengendarai mobil berbahan bakar efisien atau yang menggunakan energi alternatif; menggunakan alat-alat elektronik yang hemat energi, dan lain-lain. Namun cara yang paling cepat untuk menghentikan pemanasan global adalah menjalani diet vegetarian!

Konsumsi air untuk menghasilkan satu kilo makanan dalam pertanian pakan ternak di Amerika Serikat

1kg daging Air (liter)
Daging sapi 1.000.000
Ayam 3.500
Kedelai 2.000
Beras 1.912
Gandum 900
Kentang 500

Dengan menggabungkan biaya energi, konsumsi air, penggunaan lahan, polusi lingkungan, kerusakan ekosistem, tidaklah mengherankan jika satu orang berdiet daging dapat memberi makan 15 orang berdiet tumbuh-tumbuhan atau lebih.

Pilihannya ada di dapur Anda: Sekalipun seseorang memilih untuk menutup matanya terhadap kekejaman dalam pertanian pakan ternak, akan tetapi keadaan darurat untuk menghentikan perubahan iklim dan bagaimana cara melakukannya sangatlah jelas. Sekarang bukan hanya para vegetarian atau pencinta lingkungan yang mengatakannya; tetapi ketua dari sebuah badan internasional, Dr. Pachauri, telah mengumumkan kepada dunia bahwa pengaruh makan daging telah merusak planet kita, dan bahwa kita harus menghentikan makan daging agar dapat membalikkan keadaan. Namun itu semua tergantung pada pilihan orang. Kita semua bertanggung jawab untuk membuat Bumi ini menjadi lebih sejuk, lebih bersih, dan lebih sehat. Jadi mulailah dari dapur Anda: pilihlah diet vegetarian dan bantulah mengerem perubahan iklim.

  Penyelesaian untuk Krisis Energi: Bahan Bakar Alternatif dan Diet Vegetarian

Mengikuti diet vegetarian bahkan lebih efektif dalam mengurangi emisi rumah kaca daripada mengendarai sebuah kendaraan listrik hibrida, mengikuti diet vegan mengurangi emisi C02 sebanyak 1,5 ton tiap tahun, dibanding 1 ton yang dihemat bila berpindah dari sebuah mobil biasa (Toyota Camry) ke sebuah mobil hibrida (Toyota Prius).

Hal yang sangat mengejutkan pada penelitian adalah biaya energi dari memakan ikan hampir sama besarnya dengan makan daging merah. Ini karena biaya yang sangat besar dari menjaring ikan di kapal. Di antara para ahli biologi, ikan dan daging sering dianggap “protein murah” bagi hewan pemangsa. Tetapi, hal sebaliknya berlaku bagi produksi makanan manusia. Untuk manusia, efisiensi energi (energi keluaran dibagi dengan energi masukan) dari protein udang, misalnya, adalah 0.5%, dibanding 510% untuk gandum. Produk-produk hewani lainnya jatuh dalam kisaran 3%. Ini baru menyangkut protein dan belum termasuk nutrisi lainnya; dan dalam hal ini buah-buahan dan sayuran adalah sumber-sumber yang jauh lebih efisien.

Para peneliti menegaskan bahwa studi mereka belum memperhitungkan biaya energi jangka panjang yang sangat besar sehubungan dengan pemakaian sumber-sumber daya alam seperti air dalam produksi daging. Dr. Eshel menyimpulkan, “Kami katakan bahwa semakin Anda sanggup menjalankan diet vegan dan semakin jauh dari makanan berdaging, maka semakin baik bagi planet ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s