Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Vegan


Diet vegan dan jenis vegetarian lainnya yang direncanakan dengan baik adalah cocok untuk semua kelompok umur dalam daur hidup termasuk ibu hamil, ibu menyusui, bayi, anak, remaja dan dewasa. Banyak orang mengatakan bahwa ibu hamil harus makan dua kali lipat lebih banyak daripada biasanya karena mesti makan untuk dua orang. Pernyataan ini tentunya tidak benar, karena kebenarannya bukanlah demikian. Departemen Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk ibu hamil sebagai berikut: Energi + 180 kkal pada trimester pertama dan + 300 kkal masing-masing untuk trimester kedua dan ketiga. Protein + 17 gram, vitamin A +300 IU (International Unit), asam folat + 200 μg, vitamin B12 + 0,2 μg, kalsium + 150 gram, seng +1,7mg, dan tidak ada penambahan untuk zat besi dan vitamin D. Penambahan kalori diperlukan untuk perubahan tubuh ibu dan pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari masing-masing zat gizi tersebut di atas untuk seorang wanita yang tidak hamil (umur 19-49 tahun) adalah sebagai berikut: Energi = 1800-1900 kkal, protein = 50 gram, vitamin A = 500 IU, asam folat = 400 μg, vitamin B12 = 2,4 μg, kalsium =800 mg, seng = 9,3-9,8 mg, zat besi = 26 gram dan vitamin D = 5 μg.

Kebutuhan energi yang dibutuhkan saat hamil juga ditentukan oleh berat ibu sebelum hamil dan jumlah berat yang diperlukan selama kehamilan. Status gizi seorang ibu saat hamil juga ditentukan oleh status gizi saat ibu tersebut sebelum hamil bahkan saat masih remaja. Jika seorang ibu memiliki lingkar lengan atas (LILA) < 23,5 cm maka ibu tersebut disarankan untuk tidak hamil dulu karena ibu tersebut mengalami kekurangan energi kronis (KEK) sehingga berisiko tinggi melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) yaitu di bawah 2500 gram. Tambahan energi dapat diperoleh dengan menambah makanan kecil (snack) yang sehat seperti ubi jalar, singkong, talas, jagung dan penganan (kue) tradisional pada makanan rutin seperti biasanya saat ibu sebelum hamil.

Protein dapat diperoleh dari makanan kacang-kacangan seperti kedelai dan produk olahannya seperti susu kedelai, tahu dan tempe, dan lain lain. Demikian pula jenis kacang-kacangan yang lain seperti kacang hijau, kacang merah, kacang tanah adalah sumber makanan vegan yang kaya protein. Kacang kedelai mengandung kadar protein yang paling tinggi yaitu mencapai 34%, kacang hijau 24%, tempe 18% dalam setiap 100 gram bahan makanan tersebut. Jamur yang biasa kita makan juga mengandung cukup banyak protein.

Asam folat dibutuhkan bahkan pada saat ibu sebelum hamil. Seorang wanita berumur di atas 13 tahun harus memenuhi asupan asam folat sebanyak 400 μg setiap hari. Kebutuhan asam folat meningkat menjadi 600 μg setiap hari pada saat kehamilan. Sumber asam folat terdapat dalam makanan seperti sayur yang berwarna hijau tua, biji-bijian utuh seperti nasi, roti, pasta, sereal, havermout, jagung, barley, dll. Jus orange mengandung asam folat yang tinggi. Pola makan vegan biasanya kaya akan asam folat.

Vitamin B12 diperlukan untuk sintesa jaringan bayi selama dalam kandungan. Beberapa sumber vitamin B12 vegan yang baik adalah berasal dari makanan sereal atau susu kedelai yang difortifikasi/diperkaya dengan vitamin B12. Demikian pula dengan tempe yang mengandung cukup tinggi kadar vitamin B12 yakni mencapai 5 μg / 100 gram tempe segar.

Zat besi berguna menaikkan volume darah maternal untuk membentuk darah bayi dalam kandungan. Anemia (kurang darah) dapat terjadi pada ibu hamil tidak peduli jenis pola makan ibu adalah vegan, vegatarian lakto ovo atau non vegetarian. Semua ibu hamil harus konsumsi makanan yang kaya zat besi seperti sayur-sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan kering, buah kering, bit merah, dan lain lain. Konsumsi makanan kaya zat besi bersama dengan jus jeruk atau jambu biji (guava) yang tinggi kandungan vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.

Kalsium dan vitamin D bekerja secara bersama-sama untuk perkembangan kesehatan tulang dan gigi. Penyerapan kalsium meningkat selama masa kehamilan sehingga memerlukan tambahan asupan kalsium. Ibu hamil seharusnya mengonsumsi 4 porsi atau lebih makanan yang kaya akan kalsium setiap hari. Makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah wijen, tahu, kedelai, kacang polong panjang, agar-agar, jus orange, sayur hijau tua seperti brokoli, bayam, katuk, dll. Berjemur pada pagi hari sebelum jam 8-9 pagi selama 15-30 menit dapat menghasilkan vitamin D dalam tubuh.

Seng diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, asupan seng perlu ditambah pada masa kehamilan. Makanan sumber seng yang baik adalah kacang-kacangan, kacang polong, bayam, nasi merah, tahu dan tempe🙂

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s