Vegeroni Schotel Vegan


Vegeroni Schotel Vegan
Bahan :
200 g tahu putih
150 g vegeroni
100 g jamur champignon
150 g wortel
1 btg daun seledri
2 sdm margarin forvita
Merica bubuk
Pala bubuk
Gula pasir
Garam

Persiapan bahan :
• Tahu putih dihancurkan hingga halus.
• Vegeroni direbus hingga matang.
• Jamur champignon dibuang kulit luarnya diiris tipis.
• Wortel dibuang kulitnya potong kotak kecil.
• Daun seledri diiris kasar.

Mari mulai memasak :
~ panaskan wajan anti lengket, oseng tahu putih cincang tampa minyak. Oseng terus hingga kering tanpa air. Angkat. Sisihkan.
~ lelehkan margarin di dalam wajan panas, masukkan wortel tumis hingga layu. Masukkan tahu putih sambil diaduk hingga rata. Tambahkan irisan jamur champignon dan daun seledri. Aduk rata. Setelah matang, angkat dan dinginkan.

Bahan saos soya :
1 ½ sdm margarin forvita
3 ½ sdm tepung terigu
350 cc susu kedelai
merica bubuk
Garam

Cara buat saos :
~ lelehkan margarin dengan api kecil lalu masukkan tepung terigu sambil diaduk hingga menggumpal. Tuang susu kedelai, besarkan api sambil diaduk. Bumbui garam, merica bubuk dan bubuk pala. Aduk rata. Setelah mendidih dan kental, angkat lalu dinginkan.

Cara membuat schotel :
Isi secukupnya saos soya ke dalam loyong, berikut isi schotel lalu tambahkan lagi saos soya diatasnya. Panggang dalam oven ± 20 menit atau hingga matang.

Catatan:
* bahan tahu putih dapat diganti dengan kentang atau dicampur kedua-duanya…
* vegeroni dapat diganti dengan makaroni lainnya…
* jamur champignon sama dengan jamur kancing…
* jika suka dapat ditambahkan buncis atau jagung manis…
* tujuan menggoseng tahu hingga kering adalah untuk menghilangkan rasa asam pada tahu. kecuali menggunakan tahu halus atau kentang, cara ini dapat diabaikan…
* dalam pembuatan saos soya menggunakan susu kedelai yang tawar…
* saat memasak saos soya, jika terasa masih kurang kental, dapat ditambahkan tepung terigunya…
* wadah untuk schotel dapat mengunakan loyang atau wadah alumunium foil. Bentuk sesuai selera…
* sebutan saos soya sama dengan saos putih atau sasal balsamela…
* schotel juga dapat diolah dengan teknik kukus. Rasa tetap sama, tetapi beda aromanya dengan yang dipanggang…:-)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s