Manfaat makanan organik


Banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa buah-buahan, sayur mayur dan kacang-kacangan yang ditanam secara organik lebih banyak mengandung zat nutrisi, termasuk vitamin C, zat besi, magnesium dan fosfor, dan sangat sedikit mengandung nitrat dan endapan pestisida dibandingkan dengan tumbuhan yang ditanam dengan menggunakan pestisida dan pupuk sintetis. Sapi yang dipelihara secara organik dagingnya juga mengandung zat bermanfaat yang sama. Orang yang mengkonsumsinya akan bertambah sehat, karena makanannya lebih banyak mengandung nutrisi, dan kurang kandungan zat yang membahayakan kesehatan. Lingkungan yang digunakan untuk pertanian organik ternyata juga lebih menyehatkan dan tidak merusak ekosistem karena tidak dicemari oleh zat kimiawi. Banyak orang yang sadar bahwa makanan yang ditumbuhkan berdasarkan prinsip organik terbebas dari herbisida dan pestisida berbahaya, namun itu hanyalah salah satu dari aspek kecil dari pertanian organik.

Sumbangan besar pertanian organik adalah karena dia membuat tanah dan ekosistem di mana sayuran ditanam menjadi lebih sehat dan segar. Disadari bahwa tanah dan ekosistem yang sehat, subur dan hidup, sangat bermanfaat bagi pertanian. Tanah yang alami, tanpa terganggu, mengandung organisme mikrobiotik yang hidup secara harmonis dengan tanaman dan mineral anorganik yang menjaga kesuburan tanah. Ketika seorang petani memberikan bahan kimiawi sintetis ke tanah (seperti misalnya herbisida, pestisida atau pupuk anorganik untuk memacu pertumbuhan), itu akan mengganggu dan merusak kehidupan mikrobiotik, dan tanah hanya akan sekedar menjadi zat penopang tanaman saja.

Dalam metoda pertanian “konvensional” ini (yang telah digunakan sejak 75 tahun yang lalu dibandingkan 10.000 tahun dimulainya sistem pertanian yang pada mulanya organik) tanaman hanya dapat menerima udara, air dan sinar matahari dari lingkungannya; hal-hal lain harus disediakan oleh petani, seringkali zat-zat itu didatangkan dari tempat yang berjarak ribuan kilometer jauhnya. Tanaman hanya diberi makan dengan kebutuhan mendasarnya saja agar bertahan hidup sehingga dia sangat tergantung kepada petani yang menanamnya untuk dapat melawan hama, penyakit dan kekeringan.

Manfaat lain dari tanaman sehat yang tumbuh di tanah yang subur alami adalah rasanya. Rasa adalah hasil pencampuran antara berbagai macam molekul yang kompleks. Tidak heran kalau para juru masak di restoran berkelas memilih sayuran organik sebagai bahan masakannya.

Dengan mendukung pertanian organik setempat, maka kita juga turut menjaga agar danau, kolam, sungai dan air tanah terhindar dari polusi. Juga dengan semakin banyaknya orang yang mengkonsumsi makanan organik, maka makanan itu dapat diproduksi lebih banyak sehingga harganya bisa menjadi lebih murah.

Saat ini hasil dari pertanian konvensional nampak lebih murah harganya, walau sebenarnya itu hanyalah harga semu belaka, apa lagi kalau diperhitungkan gangguan kesehatan yang ditimbulkan karena selama berpuluh-puluh tahun mengkonsumsi makanan yang mengandung zat-zat kimia, belum lagi kerusakan lingkungan yang diakibatnya, termasuk polusi.

Sekarang ini semakin banyak orang yang memilih mengkonsumsi makanan organik, termasuk ibu-ibu muda yang hanya memberikan makanan organik bagi anak-anaknya, itu demi masa depan mereka yang lebih sehat dan lebih baik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s