Vegetarian Selamatkan Bumi Dari Kerusakan?


Masalah ekonomi, kesehatan, keamanan, lingkungan serta kejahatan sering menjadi beban negara untuk mengatasinya agar penduduk dapat mendapatkan kesejahteraan. Tapi semua itu tak dapat diselesaikan dalam sekejap mata. Butuh proses yang panjang untuk mengatasi hal tersebut.
Apalagi masalah lingkungan. Sudah seharusnya kita peka terhadap lingkungan. Tanpa lingkungan bumi yang sehat, semua masalah seperti ekonomi, kesehatan, keamanan dan kejahatan tak dapat diatasi.
Ini merupakan sebuah rantai yang sambung-menyambung, dan tak bisa berdiri sendiri. Tapi bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi dalam mengatasi hal tersebut? Dengan menjadi seorang Vegetarian! Tapi mengapa harus vegetarian?
Apa hubungannya masalah makan daging dan olahannya terhadap lingkungan? Apakah dengan makan daging kita dapat merusak bumi ini? Apakah dengan makan tumbuh-tumbuhan kita dapat mengurangi efek buruk kerusakan lingkungan secara langsung dan efektif? Tapi apa ada bukti yang menjelaskan?
Vegetarian bukan cuma sehat di badan kita tepi sehat buat bumi kita. Laporan utama PBB menyerukan penduduk dunia perlu mengubah kebiasaan makan daging dan beralih menjadi vegetarian untuk mengatasi masalah perubahan iklim.
Manusia bisa membantu memerangi perubahan iklim dunia dengan mengurangi makan daging,” – Achim Steiner, Direktur Eksekutif Program Lingkungan PBB
Penyebab terbesar emisi gas rumah kaca adalah berasal dari polusi udara, contohnya polusi pabrik industri, terutama industri pengolahan makanan, polusi kendaraan dan lainnya, serta berasal dari polusi produksi makanan, contohnya peternakan. Polusi udara secara bertahap dapat diatasi perlahan dengan mengganti energi yang berasal dari bahan bakar fosil ke energi ramah lingkungan seperti energi surya, air, udara dan lainnya.
Bagaimana dengan Polusi yang berasal dari produksi makanan seperti peternakan? Ya, polusi berasal dari kotoran setiap hewan tersebut. Bisa saja diolah menjadi energi alternatif, tetapi apakah semua peternakan (sapi, babi, ayam, dll) mau mengolah limbah tersebut? Jikalau tidak maka limbah akan dibuang begitu saja ke lingkungan dan menyebabkan air kotor dan krisis air akan muncul. Tanpa air, kehidupan tak ada bung!

Pabrik-pabrik peternakan menghasilkan limbah lebih besar daripada kota-kota di AS dan juga memperburuk kualitas udara serta air”Daily Green
Kotoran hewan ini dapat masuk ke saluran air, sungai-sungai, dan danau-danau di dekatnya dan mencemarinya dengan bakteri serta bahan kimia yang berlebihan. Akibatnya, air di tempat itu tidak layak untuk diminum baik bagi manusia maupun hewan liar. Tidak hanya itu, kotoran ternak melepaskan gas ke udara, antara lain amonia, hidrogen sulfida, dan debu halus, yang dapat menyebabkan gangguan pernafasan atau masalah kesehatan lainnya.
produksi peternakan menyumbang 70 persen polusi air bersih secara global, 30 persen penggunaan tanah dan 19 persen emisi gas rumah kaca dunia” – International Panel of Sustainable Resource Management (IPSRM)
Menjadi vegetarian merupakan salah satu cara untuk mengurangi permintaan terhadap daging ke peternakan, sehingga kita dapat berpartisipasi dalam memerangi kerusakan lingkungan. Vegetarian dapat mengatasi krisis air bersih, menggunakan lahan kosong bukan sebagai peternakan melainkan pertanian yang secara tak langsung membantu mengurangi emisi rumah kaca🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s