VEGETARIANLAH DENGAN SEMANGAT KASIH


Buddha maitreya adalah sang pelapor vegetarian sedunia. Sejak berkalpa masa, Buddha maitreya telah berikrar untuk tidak menyakiti,membunuh, dan memakan makhluk hidup. Hanya ada satu alas an Buddha maitreya bervegetarian yaitu menjunjung dan mengasihi semua kehidupan. Buddha maitreya menghormati kehidupan semua makhluk hidup. Buddha maitreya mengajarkan prinsip hidup mengasihi bukan hanya dimulut, tapi kasih haruslah menjadi praktik sehari-hari, bahkan melalui sepiring nasi yang kita makan. Seorang praktisi kasih haruslah bias menjalankan praktik menghormati dan mengasihi semua kehidupan. Mengapa Buddha maitreya mengasihi, menjunjung, dan menghormati semua bentuk kehidupan/karena semua kehidupan:

  1. Sama derajat

Dalam pandangan dan hati Buddha maitreya semua makhluk sama derajat dan sama tingginya. Apakah makhluk itu berbulu atau bersisik, berkaki dua , kaki empat, atau tak berkaki, bau,kotor, dan hidupnya terkesan jorok, semua makhluk hidup itu sama derajatnya dengan manusia, bahkan dengan Buddha maitreya sendiri. Sedikitpun Buddha maitreya tidak merasa lebih tinggi derajatnya dari mereka dan mereka tidak lebih rendah dari Buddha maitreya. Badan dan bentuk fisik memang berbeda tapi roh/jiwanya sama derajat dan mulainya karena sama berasal dri tuhan. Semua makhluk hidup yang dia air, darat, dan udara mempunyai jiwa atau roh yang sama dengan diri kita manusia. Orang sesat melihat perbedaan, sedangkan Buddha maitreya melihat persamaan. Kita manusia sering melihat lapisan luar yang sangat berbeda sehingga merasa derajat manusia lebih tinggi dari makhluk lainnya. Karena itu manusia merendahkan kehidupan makhluk lainnya dan merasa berhak untuk membunuh dan memakannya. Tetapi ketika Buddha maitreya melihat seekor babi yang tinggal dikandang yang kotor melihat sapi yang menarik pedati, hati timbul kesedihan. Karena mereka bias menjadi hewan dari hidup dalam penderitaan, sesungguhnya mereka sedang membayar  karma. Itulah arti dosa dan pembayaran karma keterbatasan yang mereka miliki karena karma yang diperbuatnya. Seharusnya kita merasa kasihan kepada hewan-hewan ini . tetapi Karena perbedaan ini, manusia menganggap mereka lebih rendah dan merasa berhak untuk memakannya. Inilah tragedy dan kekejaman umat manusia.

  bersambung…………..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s