Gaya Hidup Vegan Organik Menganut Prinsip Ahimsa (Tanpa Kekerasan)


Jika kita hidup dan membiarkan hidup, jika kita mencintai semua makhluk seolah-olah kita mengasihi diri kita sendiri, maka itu sudah sangat spiritual. Dan, tentu saja, itu sejalan dengan semua agama  teragung di Bumi. Yang akan sangat menyenangkan Surga. Inilah lebih memungkinkan kita untuk sepenuhnya menghormati dan peduli kepada kepada semua kehidupan. Dan itulah sebabnya Anda merasa lebih damai, bukan? Anda merasa lebih terhubung dengan lingkungan disekitar Anda karena mereka semua berdenyut bersama kehidupan. Bumi berdenyut dengan kasih dan kehidupan,pohon-pohon, tanaman, mereka mendenyutkan semua kasih untuk kehidupan ini. Ketika kita duduk dibawah pohon itu. Ketika kita menikmati buah yang lezat, kita merasakan  keterhubungan dengan kasih tanpa pamrih dari pohon itu yang menawarkan makanan dan rasa yang nikmat bagi kita.
Jika  kita ikut dalam tren vegan organik atau menanam dengan metode pertanian vegan organik, maka Anda akan merasakan semakin banyak kasih dari alam, kasih dari planet Bumi, kasih dari pohon-pohon, bahkan kasih dari sebilah rumput, dari bunga-bunga. Kita merasakan begitu banyak kasih sari Bumi tempat kita berjalan. Ini bahkan tidak dapat kita jelaskan dengan bahasa manusia. Kita harus merasakannya. Saya selalu merasakannya, tapi saya tidak dapat mengirimkan pesan spiritual ini kepada orang lain. Setiap orang harus mengalaminya sendiri.
Sekali kita beralih ke pola makan vegan berbelas kasih, gaya hidup yang berkenan kepada surga, maka kita akan meraskan semakin banyak kasih, semakin terhubung etiap saat. Ahimsa berarti tidak melukai makhluk apapun, dimulai  dengan pola makan vegan. Pola makan vegan organik adalah yang terbaik. Kita akan menuai, apa yang kita tabur. Jika kita menabur benih-benih penuh kebajikan ini di Bumi, serta didalam hati kita, sebagai seorang vegan, kita menghindari semua produk hewani. Misalnya, sebagian besar produksi susu menyebabkan penderitaan, pertama-tama karena semua bayi dari induk sapi diambil pada saat lahir.Tidak banyak orang mengetahuinya, termasuk saya sendiri sebelumnya. dan bayi-bayi sapi ini akan segera terbunuh. Kekurangan susu ibu dan kasih sayang ibu, mereka akan mati segera setelah dibawa pergi. Lalu, induk sapi itu dengan paksa dihubungkan ke mesin yang dapat menyebabkan rasa sakit yang menyiksa serta jatuh sakit, hanya supaya manusia bisa mengambil susunya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s