Vegetarian Itu Menyehatkan Lho


Menjadi seorang vegetarian saat ini menjadi tren untuk hidup sehat. Namun masih banyak orang belum begitu mengetahui bagaimana caranya memulai menjadi seorang vegetarian yang benar, sehingga tubuh tetap sehatvege

“Vegetarian merupakan sebutan bagi sekelompok orang yang mengkonsumsi makanan dari makanan dari tumbuh-tumbuhan dan berusaha menghindari produk makanan hewani,” ujar Yenita MCN, MPH Ahli Gizi Klinik/RSMH Palembang.

Menjadi vegetarian sudah jadi salah satu gaya hidup perkotaan, ada juga karena orang yang taat pada agamanya untuk menjadi vegetarian. Selain faktor menjaga kesehatan, ada juga yang ingin menjaga berat badan idealnya.

Bila Anda mempunyai masalah dengan gula darah, jantung, atau kolesterol, salah satu cara ampuh untuk mengatasinya adalah dengan menjadi vegetarian. Dengan mengganti pola makan Anda menjadi lebih ‘hijau’, tubuh pun lebih bugar, langsing, dan umur lebih panjang.

Sebelum menjalani diet vegetarian sebaiknya  mengunjungi ahli gizi. Selain untuk mendapatkan informasi langsung dari pakarnya, ahli gizi akan membantu Anda dalam menentukan menu harian yang sesuai dengan kondisi kesehatan atau tubuh Anda.

Mulailah secara perlahan. Yaitu dengan menambahkan secara bertahap menu ‘hijau’ pada makanan. “Bagi penggemar makanan berdaging seperti sate, soto ayam, seafood, ataupun menu daging lainnya, cara termudah untuk mengawali menjadi vegetarian yakni dengan mengurangi konsumsi daging secara bertahap, agar tubuh bisa melakukan penyesuaian,” katanya.

Secara intensitas juga dikurangi bertahap, misalnya tadinya setiap hari makan daging, cobalah tidak makan daging seminggu sekali, kemudian seminggu 3 kali, dan akhirnya setiap hari tidak makan daging. Kalau sudah mantap boleh dilanjutkan dengan tidak mengkonsumsi kuah makanan yang ter-”cemar” daging atau minyak bekas menggoreng makanan hewani,” ungkapnya.

lalu pelajari setiap makanan. Perhatikan nilai gizi atau kalorinya, apakah sudah memenuhi kebutuhan tubuh Anda.  Dan juga  harus tetap makan makanan manis dan berlemak –namun dalam porsi kecil. Misalnya camilan kacang atau cokelat, untuk mengindari kekurangan kalori di dalam tubuh. “Konsumsi kacang-kacangan sesering mungkin. Misalnya  yang dari kedelai tempe, tahu, edamame, susu kedelai, dan sebagainya,” urainya

Dijelaskannya ada beberapa kategori Vegetarian yang pertama Vegan yakni mereka yang idak mengonsumsi sama sekali daging dan segala bentuk produk hewani, termasuk susu dan telur. kedua jenis Lacto-Vegetarian yang menghindari konsumsi produk hewani, kecuali susu dan produk susu.

yang ketiga Lacto-ovo-vegetarian tidak mengonsumsi daging dan ikan merah, tapi masih mengonsumsi telur dan produk susu dan yang keempat Semi Vegetarian yaitu mereka yang hanya mengonsumsi sayuran, juga ayam, ikan, dan telur sebagai pengganti daging merah. Juga produk susu sebagai tambahan.

Rasanya tidak ada orang sakit tertentu yang tidak bisa bervegetarian. Karena bervegetarian justru makin sehat. Biasanya dokter justru menyarankan banyak makan sayuran jika sudah kena penyakit-penyakit berat tertentu.

Cara yang benar adalah makanlah dengan menu yang bervariasi, seperti tahu, tempe, variasi sayuran aneka warna, variasi kacang-kacangan, variasi aneka jenis jamur, jangan terlalu sering makan gorengan, makanan bersantan, hindari telur, jangan terlalu banyak garam atau gula. “Dan jangan lupa untuk minum air yang cukup dan banyak makan buah-buahan,” tambahnya.

Makanan tradisonal kita kan banyak yang vegetarian seperti gado-gado, karedok, urap, lalapan dan lain-lain. Tapi kalau mau beli di luar juga sekarang sudah banyak di kafe, kantin, food-court atau rumah makan yang menyediakan masakan vegetarian.

Manfaatnya banyak sekali. Dari aspek kesehatan sudah banyak penelitian menunjukkan terbukti jauh lebih sehat. Dari aspek lingkungan, sekarang para pakar lingkungan membeberkan ternyata peternakan menjadi penyumbang terbesar pemanasan global, jadi dengan bervegetarian berarti kita turut menyelamatkan bumi kita.

“Dengan bervegetarian kita juga lebih berpotensi terhindar dari penyakit-penyakit kanker, bebas kolesterol, mencegah obesitas, memperkuat tulang, mencegah gangguan gejala awal menopause, panjang umur, dan tidak tertular penyakit hewan seperti penyakit sapi gila, flu burung, flu babi, flu kambing,” jelasnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s